Rappang,lintasnews7 — Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan berhasil lulus Program Magang Nasional Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker RI) setelah menuntaskan rangkaian kegiatan magang pada sejumlah lembaga mitra yang bergerak di bidang koperasi dan pemberdayaan masyarakat.
Program magang nasional ini merupakan bagian dari kebijakan Kemnaker RI dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa serta penguatan kompetensi praktis di dunia kelembagaan dan pemerintahan, sekaligus mendorong sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan ditempatkan di beberapa lembaga strategis,
Koperasi Merah Putih Kelurahan Tandru Tedong,Koperasi Merah Putih Desa Mojong,Koperasi Merah Putih Kelurahan Majjelling Wattang,Koperasi Merah Putih Desa Samaturue,Koperasi Merah Putih Kelurahan Lautang Benteng,Yayasan Andi Tandri Toalala.
Selama program berlangsung, mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan administrasi kelembagaan, penguatan tata kelola koperasi, pendampingan usaha masyarakat, serta pelaksanaan program-program pemberdayaan ekonomi lokal yang selaras dengan kebijakan ketenagakerjaan nasional.
Rektor Universitas, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad Lado, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa Ilmu Pemerintahan yang dinilai mampu menunjukkan kualitas akademik dan profesionalisme di lapangan.
“Program Magang Nasional Kemnaker RI ini menjadi bukti bahwa mahasiswa kita mampu beradaptasi, bekerja secara profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ini adalah wujud implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang sesungguhnya,” ungkap Prof. Jamaluddin.
Ia menegaskan bahwa universitas akan terus mendorong penguatan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi.
“Kami berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etos kerja, dan kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan dalam pembangunan nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sandi Lubis, S.IP., M.A.P., menilai program magang nasional ini sangat relevan dengan kebutuhan kompetensi lulusan Ilmu Pemerintahan saat ini.
“Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam tata kelola koperasi dan lembaga sosial yang menjadi bagian penting dari sistem pemerintahan dan ekonomi kerakyatan. Ini menjadi bekal strategis bagi mereka untuk memahami implementasi kebijakan publik di tingkat akar rumput,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa di lembaga-lembaga tersebut juga melatih kemampuan analisis, komunikasi publik, serta tanggung jawab profesional sebagai calon aparatur dan pemimpin masa depan.
Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Pemerintahan dan universitas dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja, sekaligus mendukung agenda nasional di bidang ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.



