Rappang, Lintasnews7,11 Desember 2025 — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Pendampingan Laporan Akhir Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) bagi dosen penerima hibah BIMA Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 10.00 WITA, bertempat di Laboratorium Tata Kelola Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMS Rappang.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya institusional universitas dalam memastikan bahwa seluruh laporan akhir penelitian dan pengabdian dosen penerima hibah BIMA, lintas fakultas dan program studi, disusun sesuai standar akademik, metodologis, serta luaran yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti.
Pendampingan BIMA ini dipandu langsung oleh Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. Jamaluddin Ahmad, S.IP., M.Si., bersama Ketua Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UMS Rappang, Dr. Ahmad Mustanir, S.IP., M.Si. Turut hadir pimpinan fakultas, pimpinan program studi, serta para dosen penerima hibah BIMA dari berbagai disiplin ilmu.
Pendampingan difokuskan pada review komprehensif laporan akhir, meliputi ketepatan perumusan masalah, konsistensi kerangka teori, kesesuaian metode penelitian dan pengabdian, teknik analisis data, hingga ketercapaian luaran wajib dan tambahan.
Dalam kegiatan ini, para dosen juga diarahkan agar hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah, sekaligus mendukung penguatan publikasi ilmiah dan hilirisasi riset.
Topik penelitian dan pengabdian yang dibahas dalam pendampingan ini sangat beragam, mencerminkan pendekatan lintas disiplin, antara lain:
Tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik
Pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa
Inovasi pelayanan publik dan transformasi digital
Pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan
Pendidikan, kesehatan, dan isu sosial kemasyarakatan
Keberagaman tema ini sejalan dengan visi UMS Rappang sebagai The Digital Entrepreneurship University yang mendorong riset aplikatif berbasis kebutuhan masyarakat.
Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. Jamaluddin Ahmad, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa pendampingan laporan akhir BIMA merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu riset dosen di lingkungan universitas.
“Pendampingan ini adalah bentuk komitmen universitas dalam menjaga kualitas riset dosen penerima hibah BIMA. Laporan akhir harus mencerminkan proses penelitian yang kuat, berbasis data, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar hasil penelitian dan pengabdian dosen dapat ditindaklanjuti dalam bentuk publikasi ilmiah bereputasi dan rekomendasi kebijakan.
Ketua LP3M UMS Rappang, Dr. Ahmad Mustanir, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari pembinaan riset berkelanjutan bagi dosen penerima hibah.
“LP3M memastikan bahwa seluruh dosen penerima hibah BIMA menyelesaikan laporan akhir sesuai standar yang ditetapkan Kemenristekdikti, baik dari sisi metodologi, luaran, maupun kebermanfaatan. Pendampingan ini juga menjadi ruang akademik untuk penyempurnaan laporan sebelum diserahkan secara resmi,” jelasnya.
Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMS Rappang, Sandi Lubis, S.IP., M.A.P., menilai bahwa pendampingan BIMA memberikan dampak positif terhadap penguatan ekosistem riset di tingkat fakultas dan program studi.
“Meskipun kegiatan ini bersifat lintas fakultas, pendampingan laporan akhir BIMA memberi pengaruh signifikan terhadap budaya riset di Program Studi Ilmu Pemerintahan. Riset dosen yang berkualitas akan memperkuat pembelajaran dan menjadi rujukan akademik bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara LP3M, fakultas, dan program studi menjadi kunci keberlanjutan kualitas riset.
“Kami mendorong agar hasil penelitian dosen dapat terintegrasi dengan bahan ajar serta dimanfaatkan oleh pemangku kebijakan di tingkat lokal,” tambahnya.
Secara akademis, pendampingan laporan akhir BIMA menegaskan tiga prinsip utama pengelolaan riset dosen di UMS Rappang:
1. Kualitas Metodologis – penelitian dan pengabdian disusun secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Relevansi Sosial – riset berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
3. Dampak dan Luaran – hasil riset diarahkan pada publikasi ilmiah, rekomendasi kebijakan, dan pengabdian berkelanjutan.
Melalui pendampingan laporan akhir bagi dosen penerima Hibah BIMA Kemenristekdikti ini, UMS Rappang menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang serius membangun kualitas riset dosen lintas disiplin, berorientasi pada dampak, dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.



