Saat kepemimpinan Kabupaten Sidrap berpindah ke Bupati SAR dan Wakil Bupati Nurkanaah pada tahun 2025, optimisme masyarakat akan adanya perubahan begitu besar. Bukan karena perolehan suara pilkada 2024 yang memenangkan pasangan SARkanaah secara telak, tapi lebih karena pilkadanya berlangsung Luber dan berkedamaian. Termasuk karena pasangan SARkanaah dinilai memiliki banyak keunggulan dan plus prestasi.
Pasca ditetapkan sebagai pemenangan Pilkada 2024 SARkanaah langsung tancap gas, menggencarkan konsolidasi dan membentuk tim kerja yang terdiri dari seluruh simpul pemenangan. Tim kerja yang kemudian diatribusi sebagai Tim Transisi SARkanaah, yang direfresentasikan oleh perwakilan tim pemenangan dan birokrasi. Di ruang transisi inilah Bupati SAR melakukan eksplorasi dan memetakan potensi dan sumber daya, termasuk memetakan sumber daya anggaran dan keuangan daerah. Di ruang transisi inilah Bupati SAR berhasil membangun postulat bahwa pemerintahannya akan bekerja, optimis dan totalitas untuk membangun Sidrap yang maju dan sejahtera dengan sumberdaya yang tersedia dan terang benderang.
Optimisme dan kegembiraan masyarakat Sidrap atas keterpilihan SARkanaah masih berlanjut menuju pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kab. Sidrap periode 2025-2030 yang berlangsung pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta. Pelantikannya sendiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih Pemiliu 2024. Pelantikan Bupati SAR dan Wakil Bupati Nurkanaah yang disambut dengan penuh syukur dan kegembiraan oleh masyarakat Sidrap. Kepemimpinan SARkanaah mulai aktif bekerja dan progresif pada Maret 2025.
Bupati SAR sendiri dengan modalitas sosial yang dibangun di ruang Pilkada 2024 membuatnya percaya diri dan optimis menggerakkan sumber daya birokrasi dengan memantapkan konsolidasi dan menggencarkan rapat koordinasi. Hasilnya, jalan terang bagi Bupati SAR dan pemerintahannya melancarkan visi dan misinya yang bermuara pada bangunan Sidrap maju dan sejahtera. Sejumlah program prioritas dan strategis mulai bergerak di ruang publik, dimulai dengan BPJS gratis dan peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, menghidupkan kegiatan keagamaan, mendorong pertanian yang produktif, mengaktifkan peternakan, perkebunan dan perikanan, UMKM, serta kegiatan kepemudaan dengan sejumlah pendekatan yang statusnya terencana, terukur dan on the track. Salah satu aspek vital yang berhasil digerakkan Bupati SAR adalah aspek pemerintahan-pemkab. Sidrap yang saat ini semakin solid, konsolidatif dan progresif.
Dari keseluruhan gagasan dan progresifitas kerja Bupati SAR di ruang publik bukan hanya menghasilkan daya dukung dan partisipasi masyarakat Sidrap. Dukungan dan apresiasi dari pihak luar juga mengalir deras, termasuk dari pihak swasta, pemerintah provinsi dan pusat. Setidaknya sekitar 24 prestasi dan penghargaan telah diterima Bupati SAR dan saat ini, pemerintahan SARkanaah memasuki fase membangun, produktif, dan memimpin. Membangun infrastruktur, meningkatkan produktifitas dan ekonomi masyarakat serta menguatkan partisipasi.
Tantangan terberat pemerintahan SARkanaah saat ini adalah memastikan agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan memuncak, menjaga nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap unit pelayanan publik agar terus meningkat dan membaik. Tren negatif berupa penurunan kepuasan pada tahun 2023 dari 78,85 turun diangka 77,41 dan pada 2024 kembali turun diangka 75,455 tak terjadi lagi. Patut dicatat bahwa pada tahun 2025 status kepuasan masyarakat Kab. Sidrap membaik (kategori B=Baik) di angka 79.097 tercatat sebagai capaian tertinggi Kab. Sidrap selama 7 tahun terakhir tepat tahun pertama pemerintahan SARkanaah bekerja. Dan yang spektakuler, pada 2025 juga tercatat sebagai kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di sulsel dengan melampaui 20 Kabupaten/Kota yang berada diatas Sidrap pada 2024.
Dalam konteks perbandingan indeks pelayanan publik (IPP) 24 Kabupaten/Kota Sulsel tahun 2025, Kabupaten Sidrap merupakan daerah peringkat ke 7 terbaik. Berdasarkan keterangan Kemenpan RB bahwa pada tahun 2025 Pemerintahan SARkanaah berhasil melakukan perbaikan pelayanan kepada publik setelah terpuruk dan berada di peringkat ke 4 terendah pada tahun 2024. Pencapaian positif lainnya yg juga menggembirakan dan menggairahkan adalah pertumbuhan ekonomi Sidrap yang saat ini memimpin.
Pada triwulan I, II dan triwulan III 2025 pertumbuhan ekonomi mengalami akselerasi secara signifikan dan mereposisi Kab. Sidrap pada peringkat 1 dengan capaian pertumbuhan 13,71%. Perbandingan laju pertumbuhan ekonomi triwulan I, II, III (c to c) 24 Kabupaten/Kota Sulsel tahun 2024 dan 2025 secara prosentase Sidrap pada 2024 berada diposisi terendah pada triwulan I dengan -1,3% (minus), pada triwulan II bergeser ke 5 terendah dengan 2.81% dan pada triwulan III kembali diposisi ke 2 terendah dengan pertumbuhan 3,02%. Artinya, pada 2025 secara faktual Bupati SAR berhasil menggerakkan sumber daya ekonomi masyarakat Sidrap dan sukses memimpin pertumbuhan ekonomi sebagai tertinggi di Sulsel.
Keberhasilan Bupati SAR mendudukkan Kab. Sidrap dengan pertumbuhan ekonomi yang menguat signifikan merupakan hasil dari pergulatannya mengoptimalisasi struktur ekonomi yang berfokus pada sektor unggulan berproduksi tinggi, mendesakkan pertanian yang produktif dengan piloting IP300, intensifikasi dan modernisasi pertanian, menyegerakan listrik masuk sawah, termasuk melancarkan irigasi. Memastikan harga gabah terjaga dan stabil, ketersediaan pupuk dan lainnya merupakan kebijakan populis yang berterima. Capaian tersebut mengindikasikan betapa mesin pemerintahan SARkanaah bekerja secara efektif. Dalam konteks tersebut, peran kebijakan daerah dan tata kelola yg berkonsentrasi pada sektor unggulan, sinkronisasi kebijakan pertanian-perdagangan secara tepat, dukungan infrastruktur pertanian merupakan "policy-drive growth" yang bersahaja yang sukses mengantarkan Kabupaten Sidrap menjadi barometer pertumbuhan ekonomi yang kuat saat ini dan di masa depan.



