SIDRAP – Penutupan tahun 2025 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berakhir dengan kemeriahan luar biasa. Gelaran Saromase UMKM Festival 2025 yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sidrap sukses menjadi magnet ribuan warga. Namun, di balik suksesnya alur acara tersebut, sosok Erika.mchijab menjadi sorotan utama berkat kepiawaiannya menghidupkan suasana dari atas panggung.
Tampil sebagai Master of Ceremony (MC), Erika kembali membuktikan mengapa namanya selalu menjadi pilihan utama untuk ajang-ajang bergengsi, baik di dalam maupun di luar wilayah Sidrap. Acara yang ditutup secara resmi oleh Bupati Sidrap ini menjadi panggung pembuktian bagi Erika yang tampil energik sejak awal hingga pengujung acara.
Erika bukan sekadar pembawa acara biasa. Ia adalah paket lengkap dari seorang publik figur daerah. Selain dikenal sebagai MC yang mampu membawa keseruan di setiap penampilannya, Erika juga menyandang gelar prestisius sebagai Duta Wisata Kabupaten Sidrap dan Duta Wisata Provinsi Sulawesi Selatan.
Gelar tersebut tercermin dari cara komunikasinya yang tertata namun tetap luwes. Sebagai duta wisata, Erika mampu menyelipkan pesan-pesan promosi daerah dengan gaya yang segar, membuat audiens tidak hanya terhibur tetapi juga teredukasi.
Karier Erika semakin solid karena keterlibatannya yang aktif di berbagai sektor komunikasi. Ia merupakan bagian dari Media Sidrap, yang membuatnya memiliki insting kuat dalam memahami tren dan kebutuhan audiens.
Di sisi lain, perannya sebagai Influencer memberikan dampak besar pada promosi acara. Melalui kanal media sosialnya, Erika aktif menggaungkan setiap kegiatan yang ia pandu, memberikan eksposur tambahan bagi para pelaku UMKM yang terlibat dalam festival tersebut. Sinergi antara profesi MC, insan media, dan influencer inilah yang membuat kehadirannya selalu memberikan nilai tambah bagi setiap penyelenggara event.
Di hadapan Bupati Sidrap dan jajaran pejabat daerah, Erika sukses memandu jalannya penutupan Saromase UMKM Festival dengan transisi yang sangat halus. Dari suasana formal saat pidato kenegaraan, hingga berubah menjadi pesta rakyat yang penuh tawa dan interaksi saat sesi hiburan.
“Kunci dari sebuah acara adalah bagaimana kita bisa menyatukan hati penonton dengan apa yang terjadi di panggung. Bagi saya, memandu acara di tanah kelahiran sendiri dengan dihadiri pimpinan daerah adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik,” ujar Erika usai acara.
Keberhasilan Erika menutup tahun 2025 dengan prestasi gemilang ini memposisikan dirinya sebagai aset kreatif yang berharga bagi Sulawesi Selatan. Kemampuannya membawakan acara dengan standar nasional namun tetap mempertahankan keramahan lokal menjadikannya sosok inspiratif bagi generasi muda di Bumi Nenek Mallomo.
Dengan berakhirnya Saromase UMKM Festival 2025, nama Erika.mchijab diprediksi akan semakin bersinar di tahun-tahun mendatang, membawa semangat kreativitas Sidrap ke panggung yang lebih luas lagi.




