UPT SD Negeri 5 Baranti terus melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan yang berlangsung mulai 23 hingga 28 Februari 2026. Pada hari ini, rangkaian kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan materi bersuci dan taharah sebagai bagian dari pembinaan pemahaman ibadah peserta didik.
Sebelumnya, pada hari pertama pelaksanaan pesantren kilat, peserta didik telah mendapatkan materi tentang puasa Ramadan sebagai bekal menjalankan ibadah puasa dengan benar dan penuh kesadaran.
Kepala UPT SDN 5 Baranti, Khadijah, S.Pd.Gr, menjelaskan bahwa materi bersuci dan taharah menjadi dasar penting dalam pendidikan keagamaan karena berkaitan langsung dengan keabsahan ibadah.
“Bersuci dan taharah merupakan fondasi dalam beribadah. Anak-anak perlu memahami sejak dini tentang cara bersuci yang benar, baik dari hadas maupun najis, agar ibadah yang mereka lakukan sah dan diterima,” jelasnya.
Menurutnya, melalui materi ini peserta didik diajarkan pengertian taharah, macam-macam najis, tata cara bersuci, serta pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari iman.
Pesantren Kilat Ramadan di UPT SDN 5 Baranti dirancang sebagai pembelajaran yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung, sehingga peserta didik dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pelaksanaan pesantren kilat ini, pihak sekolah berharap peserta didik mampu meningkatkan pemahaman keagamaan, membiasakan hidup bersih dan suci, serta menumbuhkan karakter religius yang kuat selama bulan suci Ramadan.



