Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar kegiatan AGPAII Peduli, AGPAII Berbagi di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidrap. Selasa, 17 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial guru PAI kepada sesama, khususnya di bulan penuh berkah.
Program ini menyasar 278 warga kurang mampu dan 24 Guru PAI Non ASN Non Sertifikasi yang tersebar di 11 kecamatan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui pengurus AGPAII Kecamatan agar tepat sasaran. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp35.820.000.
Ketua panitia, Ihsan Tam, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kebersamaan seluruh anggota AGPAII di Kabupaten Sidrap.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama, khususnya guru PAI Non ASN dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat,” ujarnya.
Ketua DPD AGPAII Kabupaten Sidrap, Abdul Rahman, menegaskan bahwa AGPAII tidak hanya berperan sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah pengabdian sosial.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa guru PAI hadir membawa manfaat, tidak hanya di kelas tetapi juga di tengah masyarakat,” tuturnya.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, H. Sirajuddin. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah inspiratif.
“Kegiatan ini luar biasa. Ini membuktikan bahwa Guru PAI Sidrap adalah guru hebat. Kegiatan ini juga bisa menjadi inspirasi bagi KKG dan MGMP mata pelajaran lain,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan, serta mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga nilai akhlak dan moral yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, H. Fitriadi, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
“Guru PAI terus mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan unggul. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan, baik dari segi jumlah maupun pemanfaatannya.
“Kalau tahun ini sekitar 30 juta, insya Allah ke depan bisa lebih besar lagi, bahkan mencapai 60 juta, sehingga penyalurannya dapat lebih maksimal dan tepat sasaran. Ke depan, program ini juga diharapkan dapat menyentuh pembinaan UMKM melalui bantuan modal usaha, sebagaimana yang telah diterapkan oleh Bupati Sidrap melalui Baznas,” ungkapnya.
Kegiatan AGPAII Peduli, AGPAII Berbagi tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian antar guru PAI di Kabupaten Sidrap. Hal ini menjadi bukti bahwa peran guru tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.





