Rappang — Ardi Sanjaya, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang angkatan 2023, mencatat capaian akademik penting sebagai mahasiswa pertama angkatan 2023 yang berhasil menyelesaikan studi. Capaian tersebut diraih melalui jalur non skripsi dengan karya ilmiah yang mengangkat isu perlindungan sosial di bidang kesehatan masyarakat.
Mahasiswa dengan NPM 0910580322084 tersebut meneliti tema “Pengaruh Program Bantuan Iuran BPJS Kesehatan terhadap Penurunan Catastrophic Health Expenditure di Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang.” Kajian ini membahas bagaimana program bantuan iuran dari BPJS Kesehatan dapat membantu menekan pengeluaran kesehatan rumah tangga yang bersifat katastrofik atau sangat besar.
Tema ini dinilai penting karena catastrophic health expenditure merupakan kondisi ketika biaya kesehatan yang ditanggung rumah tangga berada pada tingkat yang tinggi hingga berpotensi mengganggu kestabilan ekonomi keluarga. Dalam konteks masyarakat pedesaan, kondisi tersebut menjadi tantangan serius karena keterbatasan pendapatan rumah tangga sering kali membuat biaya layanan kesehatan menjadi beban yang berat. Oleh karena itu, program bantuan iuran BPJS Kesehatan dipandang sebagai salah satu instrumen kebijakan yang relevan untuk memperluas perlindungan sosial dan memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Kajian Ardi dilaksanakan di Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, yang menjadi lokasi studi untuk melihat secara langsung dampak program bantuan iuran terhadap kondisi ekonomi kesehatan masyarakat desa. Melalui pendekatan kajian kebijakan publik dan analisis sosial ekonomi, penelitian ini menelaah sejauh mana intervensi negara melalui bantuan iuran jaminan kesehatan dapat berkontribusi dalam menekan pengeluaran kesehatan rumah tangga.
Data penelitian diperoleh dari masyarakat penerima bantuan iuran di Desa Sumpang Mango, lalu dianalisis untuk melihat hubungan antara keberadaan program bantuan iuran dengan kemampuan rumah tangga mengurangi risiko pengeluaran kesehatan yang berlebihan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berguna bagi pemerintah daerah maupun pengelola jaminan kesehatan nasional dalam meningkatkan efektivitas program bantuan iuran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah pedesaan.
Dalam proses akademiknya, Ardi Sanjaya mendapat pendampingan dari H. Irwan, S.I.P., M.A.P. sebagai Pembimbing I dan Sandi Lubis, S.I.P., M.A.P. sebagai Pembimbing II. Adapun tim penguji dalam proses akademik terdiri atas Dr. Ahmad Mustanir, S.I.P., M.Si. sebagai Ketua Penguji, Dr. Hj. A. Astinah Adnan, S.S., S.Pd., M.Si. sebagai Sekretaris, dan Dr. Sapri, S.Sos., M.Si. sebagai Anggota.
H. Irwan, S.I.P., M.A.P., selaku Pembimbing I, menyampaikan bahwa capaian Ardi menunjukkan kesungguhan dan komitmen akademik yang patut diapresiasi. Menurutnya, topik yang diangkat sangat relevan karena menyentuh langsung persoalan kebijakan publik yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Ia menilai karya ilmiah tersebut memperlihatkan bahwa mahasiswa Ilmu Pemerintahan mampu mengaitkan kajian akademik dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam isu perlindungan sosial kesehatan.
Sementara itu, Sandi Lubis, S.I.P., M.A.P., selaku Pembimbing II sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, menegaskan bahwa keberhasilan Ardi sebagai mahasiswa pertama angkatan 2023 yang menyelesaikan studi di Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang merupakan capaian yang membanggakan bagi program studi. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Pemerintahan memiliki kapasitas akademik yang baik, disiplin dalam proses studi, serta mampu menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kebijakan publik.
Lebih lanjut, Sandi Lubis menyampaikan bahwa penyelesaian studi melalui jalur non skripsi dengan tema yang kuat secara substantif menjadi bukti bahwa ruang akademik di Program Studi Ilmu Pemerintahan semakin terbuka terhadap karya-karya ilmiah yang kontekstual, aplikatif, dan berdampak. Ia berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, mempercepat penyelesaian studi, dan menghadirkan kontribusi pemikiran bagi masyarakat serta pemerintah daerah.
Keberhasilan Ardi Sanjaya ini tidak hanya menandai pencapaian personal, tetapi juga memperlihatkan dinamika positif budaya akademik di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Sebagai mahasiswa pertama angkatan 2023 yang menyelesaikan studi, Ardi menghadirkan teladan bahwa ketekunan, fokus akademik, dan keberanian mengangkat isu-isu publik yang strategis dapat melahirkan capaian yang membanggakan sekaligus bermanfaat secara sosial.



