Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Muhajirin, Kecamatan Baranti, Kamis (5/3/2026). Puluhan pelajar berkumpul mengikuti Lomba Tadarrus Al-Qur’an dan Adzan yang diselenggarakan oleh panitia masjid setempat.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana syiar Islam untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan masjid.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah delegasi dari UPT SDN 3 Baranti. Sekolah tersebut menurunkan lima siswa terbaiknya untuk mengikuti dua cabang lomba, yakni tadarrus Al-Qur’an dan adzan.
Kelima siswa yang diturunkan merupakan hasil seleksi di tingkat sekolah dan dinilai memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan makhraj yang baik serta keberanian tampil di depan umum.
Guru pendamping, Nurlina, mengatakan keikutsertaan para siswa tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan karakter religius.
“Kami datang bukan hanya untuk mengejar juara, tetapi untuk membentuk karakter anak didik yang religius. Kehadiran lima siswa kami hari ini menjadi bukti bahwa sekolah serius dalam membina iman dan takwa peserta didik,” ujarnya.
Lomba dimulai sejak siang hari dengan cabang adzan. Suara lantang para peserta bergantian berkumandang di dalam masjid. Sementara pada cabang tadarrus Al-Qur’an, para juri memberikan penilaian pada beberapa aspek, di antaranya fashahah (kefasihan pengucapan), tajwid (ketepatan hukum bacaan), serta irama dan suara.
Masyarakat sekitar dan para orang tua siswa tampak memadati area masjid untuk memberikan dukungan kepada para peserta yang tampil.
Panitia pelaksana berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin sebagai upaya melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an serta menjadi calon muadzin dan qari masa depan di Kecamatan Baranti.



