Sidrap, — Transformasi digital di lingkungan pendidikan dasar terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya melalui inovasi bertajuk PEDULI DATA GTK yang digagas oleh Muh. Irfan Rusdi, operator UPT SD Negeri 10 Benteng.
Inovasi ini menghadirkan sistem pengelolaan data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berbasis digital yang terpusat. Sistem tersebut menjadi solusi atas berbagai kendala administrasi konvensional yang selama ini dinilai kurang efisien dan berisiko terhadap kehilangan dokumen.
Dengan memanfaatkan platform penyimpanan berbasis cloud seperti Google Drive, seluruh dokumen GTK kini terdigitalisasi dalam sistem yang terstruktur. Akses data pun menjadi lebih cepat, akurat, dan dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan kewenangan pengguna.
“Inovasi ini kami rancang untuk mempercepat layanan administrasi sekaligus membangun budaya kerja berbasis digital di sekolah,” ujar Irfan.
Sebelum inovasi diterapkan, proses pencarian data GTK dapat memakan waktu hingga dua hingga tiga hari. Namun kini, melalui sistem digital tersebut, data dapat ditemukan dalam waktu kurang dari 30 menit. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan efisiensi kerja serta mengurangi beban administratif tenaga kependidikan.
Selain itu, penerapan sistem ini juga berkontribusi pada penghematan biaya operasional. Penggunaan kertas dan tinta berkurang secara signifikan, sejalan dengan upaya menciptakan tata kelola administrasi yang lebih ramah lingkungan.
Dari sisi keamanan, sistem dilengkapi dengan pengaturan akses berbasis peran. Dengan demikian, setiap pengguna hanya dapat mengakses dokumen sesuai kewenangannya, sehingga kerahasiaan dan integritas data tetap terjaga.
Implementasi inovasi dilakukan secara bertahap, mulai dari sosialisasi, pelatihan, penyusunan struktur folder, hingga digitalisasi dokumen dan integrasi ke dalam sistem administrasi sekolah. Monitoring dan evaluasi rutin juga dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program.
Tak hanya menghadirkan solusi teknis, inovasi ini turut mendorong peningkatan literasi digital di kalangan guru. Para tenaga pendidik kini mampu mengelola dokumen secara mandiri, sekaligus memperkuat budaya kerja yang kolaboratif dan transparan.
Sejalan dengan kebijakan nasional Satu Data Indonesia, inovasi PEDULI DATA GTK diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya dalam mengembangkan sistem administrasi yang modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.



