Jakarta — Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Nasional Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI yang digelar di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). Tausiah Menteri Agama RI, Prof. H. Nasaruddin Umar, menjadi perhatian utama karena sarat pesan spiritual yang mendalam.
Dalam tausiahnya, Prof. Nasaruddin Umar mengangkat kisah para istri nabi sebagai cerminan kehidupan manusia. Ia menjelaskan bahwa kedekatan dengan orang saleh tidak otomatis menjamin kualitas keimanan seseorang. Dicontohkan istri Nabi Nuh, Nabi Luth, dan Nabi Ayyub, yang hidup bersama para nabi, namun tidak semuanya menunjukkan ketaatan kepada Allah.
“Ini menjadi pelajaran penting bahwa iman adalah tanggung jawab pribadi, bukan sekadar faktor lingkungan atau kedekatan,” ujar Menag.
Sebaliknya, ia juga menyoroti keteladanan istri Fir’aun yang tetap teguh dalam keimanan meski berada di tengah kekuasaan yang zalim. Sosok ini menjadi simbol kekuatan iman dan kesabaran dalam menghadapi ujian berat.
Lebih lanjut, Prof. Nasaruddin Umar mengajak seluruh hadirin untuk memahami keseimbangan antara kenikmatan dan penderitaan dalam hidup. Menurutnya, keduanya merupakan bagian dari sunnatullah yang tidak bisa dipisahkan.
“Kenikmatan bukan selalu tanda cinta Allah, dan penderitaan bukan selalu tanda murka-Nya. Keduanya adalah ujian untuk melihat sejauh mana kita mampu bersyukur dan bersabar,” tuturnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus pusat Dharma Wanita Persatuan serta perwakilan DWP dari berbagai kanwil provinsi di seluruh Indonesia, yang semakin memperkuat semangat silaturahmi nasional dalam momentum Halal Bi Halal.
Turut mendampingi Menteri Agama dalam kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Menag RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., yang juga aktif dalam penguatan program keagamaan dan sosial di lingkungan Kementerian Agama.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi spiritual yang mengajak setiap peserta untuk menata kembali makna iman, kesabaran, dan keteguhan dalam menjalani kehidupan.



