SIDRAP — Suasana penuh keakraban menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) saat digelar acara halalbihalal pasca-Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu malam (27/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, dan warga.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, serta Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh.
Turut hadir sejumlah anggota DPRD, perwakilan Kementerian Agama, pengurus Baznas, para kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah, serta tamu undangan lainnya.
Acara diisi dengan penyerahan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada pengemudi becak motor dan pemberian santunan dari Ketua TP PKK kepada para hafiz.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
“Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang memperkuat kehadirannya dengan menugaskan pejabat dan anggota DPRD turun langsung ke masyarakat saat perayaan Idulfitri dan Iduladha. Ini adalah upaya kami untuk benar-benar hadir, mengurusi, dan berbagi kebahagiaan dengan warga,” ujar Syaharuddin.
Ia juga memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah, terutama perbaikan infrastruktur jalan. Dari total 955 kilometer jalan rusak di Sidrap, sebanyak 80 kilometer telah diperbaiki pada 2025.
Tahun ini, lanjutnya, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, perbaikan jalan provinsi sepanjang 137 kilometer mulai dikerjakan, mencakup ruas strategis Pinrang–Rappang dan Rappang–Soppeng.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga mengusulkan perbaikan 300 kilometer jalan daerah kepada pemerintah pusat melalui Bappenas. Efisiensi APBD dari Rp1,3 triliun menjadi Rp1 triliun diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan daerah.
Di sektor pertanian, pembangunan Bendung Parere mulai dipersiapkan tahun ini guna mengairi sekitar 5.600 hektare sawah di Kecamatan Panca Lautang.
Pemerintah daerah juga terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial, di antaranya verifikasi kepesertaan BPJS bagi pengemudi becak motor serta fasilitasi pendidikan bagi anak putus sekolah melalui program Sekolah Rakyat.
Sebagai langkah pengembangan ekonomi daerah, Bupati bersama jajaran Forkopimda dijadwalkan bertolak ke Kendari untuk menjajaki kerja sama antardaerah. Langkah tersebut dinilai strategis mengingat banyaknya warga Sidrap yang merantau di Kendari, sekaligus membuka akses pasar bagi produk telur dan ayam asal Sidrap.
Menutup sambutannya, Syaharuddin menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian daerah.
“Sidrap mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan. Pada 29 Juni mendatang, kita akan menerima penghargaan sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan dan stunting terendah di Sulawesi Selatan. Mari kita jaga kekompakan untuk membawa Sidrap maju dan sejahtera,” pungkasnya.



