Sidrap,lintasnews7.com—Di tengah teriknya matahari pada Ahad (26/7/2026) sekitar pukul 13.00 Wita, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif kembali turun langsung menemui masyarakat di Kecamatan Panca Lautang.
Bukan beristirahat di hari libur, Bupati memilih menyusuri kawasan Danau Sidenreng untuk mencari solusi atas kebutuhan air bagi lahan pertanian yang terdampak musim kemarau.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik, yakni Kelurahan Wette'e, Lajonga, dan Bapangi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memastikan ketersediaan air bagi petani.
Dalam peninjauan itu, Syaharuddin menegaskan potensi air Danau Sidenreng harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kebutuhan irigasi. Rencananya, air danau akan dipompa dan dialirkan ke areal persawahan di Wette'e, Lajonga, Lise, hingga Alessalewo.
"Air Danau Sidenreng harus kita manfaatkan semaksimal mungkin. Kita akan mengupayakan agar air dipompa dan dialirkan ke persawahan sehingga lahan pertanian di Wette'e, Lajonga, Lise, dan Alessalewo tetap mendapatkan pasokan air," ujar Syaharuddin.
Selain melihat kondisi lapangan, Bupati juga mendengarkan langsung aspirasi petani. Mereka berharap pemerintah mempercepat program listrik masuk sawah serta penyediaan pompa irigasi sebagai solusi menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.
Syaharuddin menyampaikan, masukan dari petani akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Sidrap Andi Safari Renata, Camat Panca Lautang Muhammad Basri, serta rombongan lainnya.
Melalui peninjauan langsung ini, Pemkab Sidrap berharap pemanfaatan air Danau Sidenreng dapat segera direalisasikan untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus membantu petani menghadapi musim kemarau.



