SIDRAP,lintasnews7– Jalan Poros Pinrang–Rappang di wilayah Simpo, Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, mengalami kerusakan meski baru beberapa bulan selesai diaspal. Kerusakan berupa lubang di tengah badan jalan itu kini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan telah menyebabkan sejumlah kecelakaan.
Berdasarkan pantauan warga, lubang tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 hingga 15 sentimeter dengan lebar mencapai 50 hingga 80 sentimeter. Letaknya berada di jalur utama yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kecelakaan terbaru terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 20.40 WITA. Seorang pengendara bernama Jumadi, warga Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, dilaporkan terjatuh setelah melintasi lokasi tersebut.
Salah seorang warga setempat, H. Muhammadong, mengatakan lubang itu telah lama dikeluhkan masyarakat karena sering menyebabkan pengendara kehilangan kendali, terutama pada malam hari.
“Korban malam ini beruntung hanya mengalami luka ringan. Sebelumnya sudah banyak pengendara yang jatuh akibat lubang tersebut. Hampir setiap malam ada kejadian,” ujarnya.
Menurut warga, kondisi jalan yang gelap pada malam hari membuat lubang sulit terlihat oleh pengendara. Situasi tersebut semakin berbahaya bagi kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Masyarakat setempat meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan untuk mencegah bertambahnya korban kecelakaan.
“Jangan sampai ada korban jiwa baru dilakukan penanganan. Kami berharap perbaikan segera dilakukan karena jalan ini merupakan jalur utama yang ramai dilalui kendaraan,” kata seorang warga.
Hingga Jumat malam, belum terlihat adanya perbaikan maupun pemasangan rambu peringatan di sekitar lokasi kerusakan jalan tersebut.



