SIDRAP---Dalam satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati H. Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah (SAR–Nurkanaah) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), organisasi kepemudaan Karang Taruna setempat menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap berbagai capaian pembangunan yang telah diraih pemerintah daerah. Sabtu, (21/02/2026).
Menurut Abdul Jabbar, Karang Taruna menilai satu tahun pemerintahan SAR–Nurkanaah telah menunjukkan kinerja positif dan terukur di sejumlah bidang strategis yang berimbas langsung pada kesejahteraan masyarakat Sidrap. Sebagai organisasi yang berperan aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan, Karang Taruna menegaskan dukungannya terhadap arah kebijakan pemerintah daerah yang berlandaskan data dan kolaborasi lintas sektor.
“Satu tahun kepemimpinan SAR–Kanaah menunjukkan komitmen nyata dalam menangani persoalan sosial dan ekonomi, terutama dalam penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta upaya menjaga kebersihan dan penataan kota/desa,” ujarnya.
1. Penanganan Kemiskinan & Peningkatan Kesejahteraan.
Berdasarkan laporan resmi peringatan Hari Jadi ke-682 Sidrap, angka kemiskinan daerah tercatat menurun menjadi 4,91 persen, atau mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini menurut pemerintah daerah merupakan hasil dari program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang intensif dan tepat sasaran.
Abdul Jabbar menilai pendekatan kebijakan yang berorientasi pada data–driven planning seperti intervensi program sosial kemasyarakatan dan kolaborasi pemerintah dengan lembaga sektor publik telah memperkuat efektivitas program penanggulangan kemiskinan.
2. Pertumbuhan Ekonomi dan PDRB.
Karang Taruna juga mengapresiasi capaian pemda dalam pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sidrap. Pada tahun 2025, Sidrap berhasil mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten/kota dengan laju pertumbuhan PDRB terbaik di Sulawesi Selatan, dengan pertumbuhan mencapai 9,5 persen. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa Sidrap berada pada jalur pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inklusif.
Abdul Jabbar menilai kebijakan pro-usaha kecil dan pemberdayaan UMKM, serta dukungan terhadap sektor pertanian produktif, turut menjadi faktor utama penguatan daya ekonomi lokal.
3. Gerakan Sidrap Bersih dan Kolaborasi Publik.
Selain itu, Karang Taruna memberi apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menggalakkan gerakan Sidrap bersih dan pembangunan lingkungan yang sehat. Gerakan ini, menurut Abdul Jabbar, tidak hanya meningkatkan kualitas kebersihan kota hingga desa, tetapi juga memupuk partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sosial yang berkelanjutan.
“Kami dari Karang Taruna siap bersinergi dengan pemerintah daerah, baik dalam gerakan Sidrap bersih, pembinaan sosial, pengembangan kapasitas pemuda, maupun dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” kata Abdul Jabbar.
4. Komitmen Karang Taruna.
Lebih jauh, Ketua Karang Taruna Sidrap menyatakan bahwa organisasi pemuda ini akan terus menjadikan isu-isu sosial, kesejahteraan pemuda, pemberdayaan ekonomi, dan peran aktif dalam pelayanan sosial sebagai fokus utama program kerja mereka di tahun 2026. Hal itu juga dibahas dalam pertemuan strategis antara Karang Taruna dengan Bupati dan Sekretaris Daerah beberapa waktu lalu.
Karang Taruna berharap sinergi ini dapat memperkuat governance pembangunan daerah yang berkelanjutan sehingga semua program pemerintah mencapai manfaat optimal bagi masyarakat luas.
Capaian Kolektif kinerja kemimimpinan SAR-Kanaah selama satu tahun berdasarkan angka statistik :
1. Tingkat Kemiskinan MENURUN dari 5,02 % (2024) menjadi 4,91 % (2025). Bahkan TER-RENDAH untuk kategori Kabupaten di Sulsel.
2. Indeks Pembangunan Manusia MENINGKAT 74,81 (2024) menjadi 75,49 (2025).
3. Angka Harapan Hidup yang merefleksikan indeks kesehatan MENINGKAT 74,45 tahun (2024) menjadi 74,69 tahun (2025).
4. Harapan Lama Sekolah (13,11 tahun) dan Rata-rata Lama Sekolah (8,36 tahun) yang merefleksikan indeks pendidikan MENINGKAT.
5. Pengeluaran riil per kapita MENINGKAT 13,21 jt (2024) menjadi 13,60 jt (2025).
6. Produksi padi MENINGKAT 27,21 % dari 447,85 ribu ton menjadi 569,73 ribu ton Gabah Kering Giling.
7. PERTUMBUHAN EKONOMI TERTINGGI di Sulawesi Selatan secara kumulatif trw 1-trw 3 2025 dibanding periode yang sama tahun lalu mencapai 8,02 %.



