SIDRAP,LINTASNEWS7.COM — Dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), menggelar pelatihan media ajar interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di enam sekolah dasar di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan tersebut menyasar SD Negeri 11 Rappang, SD Negeri 4 Macorawalie, SD Negeri 1 Baranti, SD Negeri 7 Timoreng Panua, SD Negeri 9 Rappang, dan SD Negeri 6 Rappang.
Dalam pelatihan ini, dosen dan mahasiswa memperkenalkan sejumlah media pembelajaran digital, yakni Gimkit, Booklet, Educaplay, dan Wordwall. Berbagai media tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik melalui permainan edukatif, penyajian materi, dan aktivitas interaktif.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar.
Selain memperkenalkan media pembelajaran digital, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas mengajar dan memahami karakteristik peserta didik di lingkungan sekolah.
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang, Isumarni, S.Pd., M.Pd., turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi dosen dan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pembelajaran di perguruan tinggi dan kebutuhan pendidikan di sekolah.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., berharap pelatihan tersebut dapat mendorong guru dan mahasiswa semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.
"Kami berharap pelatihan ini dapat mendorong guru dan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penggunaan media ajar interaktif diharapkan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi siswa, serta membantu mereka memahami materi dengan lebih baik,” ujar Dr. Sam.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran perlu disesuaikan dengan usia, kemampuan, dan kebutuhan siswa. Dengan begitu, media digital tidak hanya menjadi alat bantu mengajar, tetapi juga dapat mendorong siswa lebih aktif dalam proses belajar.
Dr. Sam juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa secara langsung di sekolah sebagai bagian dari pengembangan kompetensi calon pendidik.
“Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar langsung dari lingkungan sekolah dan mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik" katanya.
"Kami juga berharap kerja sama dengan sekolah mitra terus berlanjut sehingga inovasi pembelajaran dapat dikembangkan bersama dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang berharap kemitraan dengan sekolah dasar di Kabupaten Sidenreng Rappang semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka peluang pengembangan media ajar yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.



