SIDRAP,LINTASNEWS7.COM – English Competition 2026 yang diselenggarakan English Student Association (ESA) FKIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi mengakhiri rangkaian perlombaannya pada Rabu (14/10/2026). Kompetisi bahasa Inggris ini diikuti lebih dari 160 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat SD sederajat hingga SMA sederajat.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tetapi juga dari sejumlah daerah lain, seperti Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, dan Kabupaten Enrekang.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus menambah pengalaman, mengasah kepercayaan diri, dan menjalin interaksi dengan peserta dari sekolah lain.
Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut meski sempat merasa gugup, terutama saat memasuki babak semifinal hingga final.
Muti Zul Irfan dan Natalia Elis Wibowo, peserta dari SMA Negeri 1 Parepare misalnya, mereka mengungkapkan pengalaman mereka saat mengikuti cabang lomba debat bahasa Inggris. Keduanya tergabung dalam satu tim bersama seorang peserta lainnya dari sekolah yang sama.
Mereka mengaku sempat merasa tegang ketika mengikuti perlombaan. Namun, suasana kompetisi yang semakin seru membuat mereka lebih menikmati jalannya pertandingan.
“Jujur, awalnya tegang sekali. Namun, setelah mulai terbawa suasana, lombanya jadi terasa lebih asyik,” ungkap Natalia.
Dalam cabang debat, peserta dihadapkan pada berbagai mosi yang berkaitan dengan isu-isu umum, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta pengaruhnya terhadap kreativitas di lingkungan sekolah.
Bagi sebagian peserta, kompetisi ini juga menjadi pengalaman pertama mengikuti lomba debat bahasa Inggris. Meski demikian, mereka berhasil melewati babak semifinal dan melaju ke final.
Peserta dari SMA Negeri 1 Parepare tersebut mengatakan bahwa kompetisi ini menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus belajar menghadapi lawan dari sekolah lain.
Pengalaman serupa dirasakan peserta dari SMA Negeri 5 Parepare. Aulia Asaraswin, Cinta Amrullah, dan Siti Asyura Putri Faisal, mereka mengikuti sejumlah cabang lomba dalam English Competition 2026, yakni debat, singing, dan speech.
Mereka menilai kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga, terutama karena dapat bertemu peserta dari berbagai sekolah dengan kemampuan yang beragam.
Salah seorang peserta mengaku sempat merasa sangat gugup ketika pertama kali mengikuti perlombaan. Namun, seiring berjalannya kompetisi, rasa gugup itu berubah menjadi antusiasme.
“Awalnya nervous banget, tetapi semakin berjalannya lomba, semakin seru karena kami bisa bertemu dengan peserta dari sekolah lain dan melihat kemampuan mereka,” ujar Aulia.
Peserta cabang speech juga mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kompetisi tersebut. Kesempatan tampil di hadapan banyak penonton, terlebih saat babak final, menjadi tantangan tersendiri untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri.
Para peserta berharap English Competition dapat kembali diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan kualitas pelaksanaan yang semakin baik.
Ketua Umum ESA, Muh. Afdhal Abdillah, mengatakan jumlah peserta English Competition 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan tahun ini, kompetisi tersebut diikuti lebih dari 160 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Afdhal turut menyampaikan apresiasi kepada sponsor, dewan juri, dosen pembimbing, guru, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, arahan, dan masukan selama kegiatan berlangsung.
Dia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih juara. Sementara itu, peserta yang belum memperoleh juara diharapkan tidak berkecil hati dan tetap menjadikan pengalaman kompetisi sebagai motivasi untuk terus belajar.
“Kemenangan itu adalah bonus. Hal yang paling penting adalah kita tetap belajar. Jadi, dari saya, keep learning, keep improving yourself, and keep believing in yourself,” tuturnya.
Melalui English Competition 2026, ESA FKIP UMS Rappang berharap para pelajar semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, meningkatkan kualitas diri, serta berani berkompetisi di tingkat yang lebih luas.



