SIDRAP,LINTASNEWS7.COM— Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare (UM Parepare) melalui kegiatan diskusi akademik IPD–Critical Speaking.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium H.Zaini Razak UMS Rappang, Selasa (13/10/2026). Kolaborasi ini menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus upaya memperkuat kemampuan mahasiswa dalam berbicara bahasa Inggris secara kritis.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan UM Parepare, yakni Wakil Dekan FKIP Dr. Syawal, Ketua Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Sianna, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Pedagogi Dr. Khadijah, serta Direktur Pascasarjana Dr. Nasrullah.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., mengatakan kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa.
“Melalui kegiatan IPD–Critical Speaking ini, kami ingin memberikan ruang kepada mahasiswa untuk lebih berani menyampaikan pendapat, membangun argumentasi yang logis, serta berpikir kritis menggunakan bahasa Inggris. Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga dapat menyampaikan gagasan secara terarah dan bertanggung jawab,” ujar Dr. Sam.
Menurutnya, kemampuan berbicara bahasa Inggris perlu didukung keterampilan berpikir kritis agar mahasiswa mampu menyampaikan ide secara sistematis sekaligus menghargai perbedaan pandangan.
Diskusi tersebut juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat, menyampaikan argumentasi, dan terlibat aktif dalam diskusi akademik.
Dr. Sam berharap kerja sama antara UMS Rappang dan UM Parepare tidak berhenti pada kegiatan ini. Kolaborasi serupa diharapkan dapat berlanjut melalui berbagai program akademik yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun pengembangan kedua program studi.
“Harapan kami, kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang terus berlanjut. Dengan saling berbagi pengalaman dan praktik pembelajaran, kedua program studi dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mempersiapkan mahasiswa yang kompeten dalam komunikasi dan berpikir kritis,” tutupnya.



