SIDRAP,LINTASNEWS7.COM — Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar pelepasan dan pembekalan mahasiswa magang, Jumat (23/10/2026). Sebanyak 35 mahasiswa akan menjalani praktik lapangan selama dua bulan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kegiatan yang berlangsung di ruang perkuliahan Prodi Adminkes tersebut dihadiri Wakil Rektor II UMS Rappang, Dr. Hj. Andi Astinah Adnan, S.S., S.Pd., M.Si., yang sekaligus membuka kegiatan pembekalan. Hadir pula Wakil Dekan II FIK, Muhammad Rusdi, S.Ag., M.Adm.KP., serta Ketua Prodi Adminkes, Zulkarnain Sulaiman, S.KM., M.Kes.
Dalam sambutannya, Zulkarnain mengatakan mahasiswa dijadwalkan mulai menjalani magang pada Senin (26/10). Program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengenal secara langsung lingkungan kerja di bidang pelayanan kesehatan.
"InsyaAllah hari Senin nanti adik-adik mahasiswa sudah mulai magang selama delapan minggu atau dua bulan," ujar Zulkarnain.
Dia menjelaskan, mahasiswa ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga apotek. Penempatan tersebut telah melalui tahapan tes sebelum mahasiswa ditugaskan ke lokasi masing-masing.
Adapun lokasi magang meliputi Puskesmas Rappang, Puskesmas Baranti, Puskesmas Manisa, dan Puskesmas Lawawoi.
Selain itu, mahasiswa juga ditempatkan di Rumah Sakit Adinda, Rumah Sakit Arifin Nu'mang, Klinik Adera di Pangkajene, Apotek Indah Rappang, serta Apotek Muhammad di Baranti.
Zulkarnain menegaskan, kedisiplinan dan integritas menjadi dua hal utama yang harus diperhatikan mahasiswa selama menjalani praktik lapangan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik program studi, fakultas, dan universitas.
"Dunia kerja itu tempatnya orang-orang yang betul-betul disiplin. Adik-adik harus memahami bahwa kalian berada di lokasi magang untuk belajar. Karena itu, minimalkan kesalahan dan risiko yang bisa menimbulkan masalah," tegasnya.
Dia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga sikap, mematuhi aturan, serta menunjukkan tanggung jawab selama menjalankan tugas di tempat magang.
Menurut Zulkarnain, mahasiswa yang mampu menunjukkan kinerja baik dan kedisiplinan memiliki peluang untuk mendapatkan kepercayaan dari tempat mereka menjalani praktik. Bahkan, pengalaman magang dapat menjadi salah satu modal untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Dia mencontohkan sejumlah alumni Adminkes yang sebelumnya menjalani magang di fasilitas pelayanan kesehatan, kemudian memperoleh kesempatan bekerja di tempat tersebut.
"Sudah ada senior kita yang sebelumnya magang, kemudian ditarik untuk bekerja. Di Apotek dan Puskesmas, misalnya, ada alumni kita yang sekarang bekerja di sana. Ini menunjukkan bahwa kalau mahasiswa memperlihatkan disiplin dan integritas, mereka bisa mendapatkan kepercayaan," ungkapnya.
Zulkarnain berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik almamater, serta membangun hubungan profesional dengan tenaga kesehatan dan seluruh pihak di lokasi penempatan.
"Kalau memang ingin mendapatkan kesempatan bekerja, tunjukkan bahwa kalian layak dipercaya. Disiplin dan integritas itu penting. Jadi, manfaatkan masa magang ini untuk belajar, menunjukkan kemampuan, dan membangun sikap profesional," tutupnya.
Melalui kegiatan pelepasan dan pembekalan tersebut, mahasiswa Adminkes UMS Rappang diharapkan dapat menjalani praktik lapangan secara optimal, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di sektor pelayanan kesehatan.



