SIDRAP,LINTASNEWS7.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) memamerkan lima inovasi pembelajaran dalam seminar Pendidikan Profesi Guru. Berbagai inovasi tersebut dirancang untuk meningkatkan minat belajar, membangun interaksi sosial peserta didik, hingga membantu siswa memahami materi sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing
Seminar tersebut berlangsung di Ruang Seminar Lantai II Gedung Rektorat UMS Rappang, Jumat (30/10/2026). Lima mahasiswa PPG Bahasa Indonesia mempresentasikan karya inovasi pendidikan mereka di hadapan dosen pembimbing dan penguji.
Kelima mahasiswa tersebut yakni Rizki Monosari, Andi Batara Ritoja, Muhammad Asriadin, Ema, dan Mila Karmila. Masing-masing menghadirkan gagasan pembelajaran kreatif dengan memanfaatkan media permainan, asesmen digital, hingga lembar kerja interaktif.
Salah satu inovasi yang dipresentasikan adalah Bahasa Game Book karya Rizki Monosari. Media tersebut merupakan kumpulan permainan pembelajaran Bahasa Indonesia yang dirancang untuk menghadirkan suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan.
"Hari ini kami melakukan seminar pendidikan untuk mempresentasikan karya inovasi pendidikan yang telah kami buat. Karya inovasi saya bernama Bahasa Game Book yang berisi kumpulan permainan pembelajaran Bahasa Indonesia," ujar Rizki.
Sementara itu, Andi Batara Ritoja memperkenalkan inovasi bertajuk Jembatan Refleksi Sosial Emosional berbasis EMC². Inovasi tersebut dirancang sebagai sarana membangun hubungan pertemanan dan interaksi sosial antarpeserta didik di lingkungan kelas.
Ia menjelaskan, konsep jembatan dalam inovasinya dimaknai sebagai penghubung yang dapat mempererat hubungan sosial dan membangun interaksi positif di antara siswa.
"Jembatan di sini diartikan sebagai penghubung antara dua tempat. Namun, jembatan dalam inovasi saya merupakan penghubung pertemanan dan interaksi sosial di kelas," jelas Andi.
Inovasi berikutnya diperkenalkan Muhammad Asriadin melalui desain Cognitive Diagnostic. Media ini memanfaatkan asesmen digital yang dipadukan dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL).
Pendekatan tersebut digunakan untuk membantu mengidentifikasi kemampuan awal dan kebutuhan belajar peserta didik sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman masing-masing siswa.
Adapun mahasiswa lainnya, Ema, menghadirkan inovasi berupa Lembar Kerja Interaktif berbasis Liveworksheets. Media ini memungkinkan peserta didik mengakses lembar kerja secara daring sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
"Melalui karya inovasi ini, saya ingin memberikan suasana baru dalam proses pembelajaran, yaitu penggunaan lembar kerja yang dapat diakses murid secara online," ungkap Ema.
Sementara itu, Mila Karmila memperkenalkan media pembelajaran bernama Roda Lita (Roda Literasi Interaktif). Media tersebut menggunakan konsep roda putar yang mengajak peserta didik terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran.
Dalam penggunaannya, siswa memutar roda untuk mendapatkan nomor tertentu. Selanjutnya, siswa mengambil dan menjawab soal sesuai dengan nomor yang diperoleh.
"Media ini digunakan dengan cara memutar roda. Setelah mendapatkan nomor, siswa mengambil soal dan menjawab pertanyaan sesuai dengan nomor yang dituju," terang Mila.
Melalui seminar inovasi tersebut, mahasiswa PPG UMS Rappang menunjukkan upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Kelima karya inovasi itu juga menjadi bentuk penerapan kreativitas dan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru dalam merancang media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan.



