SIDRAP,LINTASNEWS7.COM– Untuk pertama kalinya, mata kuliah kokurikuler I Tapak Suci yang diikuti mahasiswa semester I Program Studi (Prodi) Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), memasuki tahap Mid Test atau ujian tengah.
Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Futsal Kampus UMS Rappang, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor I UMS Rappang, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si., bersama para pelatih, senior Tapak Suci, serta mahasiswa peserta kokurikuler.
Dalam sambutannya, Dr. Rais Rahmat Razak mengatakan pelaksanaan Mid Test kokurikuler Tapak Suci merupakan bagian dari proses pembelajaran yang wajib diikuti mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah.
"Pelaksanaan kegiatan Mid Test hari ini tentu berbeda dengan pelaksanaan Mid Test yang lain. Karena kokurikuler ini merupakan mata kuliah yang menjadi kewajiban bagi seluruh mahasiswa yang ada di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah," ujarnya.
Dia menjelaskan, Tapak Suci dipilih sebagai salah satu bentuk pelaksanaan kokurikuler I untuk memperkenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah kepada mahasiswa.
Menurutnya, kokurikuler Tapak Suci bukan sekadar kegiatan olahraga bela diri atau upaya membangun kemampuan fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter, mental, kedisiplinan, dan kepercayaan diri mahasiswa.
"Kokurikuler Tapak Suci bukan berarti kita akan mengajak kalian semua untuk membangun atau menyusun suatu kekuatan. Tetapi semata-mata kegiatan ini adalah bagaimana membangun karakter mahasiswa yang tentu akan menjadi bekal untuk mengikuti perkuliahan-perkuliahan yang lain," jelasnya.
Dr. Rais menambahkan, berbagai aktivitas fisik dalam latihan Tapak Suci memiliki tujuan membentuk kepercayaan diri generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.
Dia berharap melalui kegiatan tersebut mahasiswa memiliki tekad, semangat, dan mental yang kuat dalam meraih cita-cita.
"Melalui Tapak Suci ini kita ingin membangun karakter mahasiswa, yaitu karakter yang memiliki tekad dan semangat yang membara untuk mencapai dan meraih apa yang telah menjadi cita-cita," katanya.
Lebih lanjut, Dr. Rais berharap seluruh mahasiswa peserta kokurikuler I Tapak Suci dapat mengikuti tahapan evaluasi tersebut dengan baik dan dinyatakan lulus.
Dia juga mendorong mahasiswa yang memiliki minat lebih terhadap seni bela diri Tapak Suci agar tidak berhenti setelah menyelesaikan mata kuliah kokurikuler I. Mahasiswa dapat melanjutkan pembinaan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci, termasuk mengikuti proses kenaikan tingkat hingga jenjang sabuk berikutnya.
"Kami berharap semua mahasiswa bisa lulus. Bagi ananda yang memiliki minat, bisa melanjutkan dalam bentuk UKM untuk aktif di situ. Jangan pernah berhenti hanya sampai di kokurikuler I ini, karena setelah ini akan ada kegiatan kenaikan tingkat," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Dr. Rais juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan senior Tapak Suci yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap proses pembinaan ke depan dapat dilaksanakan secara lebih serius dan mencerminkan identitas seorang kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh upaya dan usaha para pelatih serta partisipasi mahasiswa. Untuk kegiatan selanjutnya, kami berharap Tapak Suci betul-betul dilaksanakan dengan serius, menggunakan pakaian dan sikap Tapak Suci, sehingga benar-benar menggambarkan karakter seorang Tapak Suci Putera Muhammadiyah," tuturnya.
Kegiatan Mid Test kokurikuler I Tapak Suci ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai kemuhammadiyahan di lingkungan kampus UMS Rappang.



