SIDRAP, LINTASNEWS7.COM – Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan menggelar sejumlah kegiatan, Kamis (22/10/2026).
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi upacara, istighozah kebangsaan, serta penanaman pohon bersama alumni.
Kegiatan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Istighozah kebangsaan menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Pimpinan Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa, AG. H. Suardi Latarebbi, Lc., M.Ag., mengajak para santri untuk bangga menempuh pendidikan di pesantren dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu agama
Ia menekankan bahwa kesempatan menuntut ilmu di pesantren merupakan anugerah yang harus disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Banggalah menjadi seorang santri, karena kalian adalah orang-orang pilihan yang dipilih oleh Allah SWT untuk menerima kebaikan,” pesannya.
Suardi juga mengutip hadis Rasulullah SAW, “Man yuridillahu bihi khairan yufaqqihhu fiddin,” yang bermakna bahwa siapa yang dikehendaki Allah mendapatkan kebaikan, maka Allah akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang agama.
Menurutnya, para santri perlu meningkatkan kesungguhan dalam belajar, memperkuat keimanan, serta membangun karakter yang baik.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa, H. Faisal Pide, Lc., menekankan pentingnya semangat belajar dan perjuangan melawan kebodohan serta kemalasan.
Ia berharap para santri dapat menjadi generasi penerus ulama yang memiliki akhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, umat, dan bangsa.
Faisal juga mengingatkan kembali cita-cita Gurutta dalam menjadikan pesantren sebagai tempat pembinaan generasi muda yang memiliki akhlak baik dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Dari kalangan alumni, Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa (IKA PPUW) turut menyampaikan pesan kepada para santri agar menjaga persatuan, silaturahmi, dan semangat belajar.
Nama Al Urwatul Wutsqaa yang bermakna tali yang kokoh dinilai memiliki pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan hubungan silaturahmi.
Kegiatan tersebut dibuka oleh H. Abu Syakkar, Lc., yang mewakili Ketua IKA PPUW. Kehadiran alumni menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan santri sekaligus mempererat hubungan antara alumni dan almamater.
Selain kegiatan keagamaan, dukungan alumni juga diwujudkan melalui penanaman pohon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab kepada generasi muda.
Melalui peringatan HSN 2026, Ponpes Al Urwatul Wutsqaa Benteng berharap para santri semakin kokoh dalam ilmu dan akhlak, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat menuju Indonesia Emas.



