RAPPANG,LINTASNEWS7.COM- Sebanyak 150 Lebih pelajar dari berbagai jenjang pendidikan siap beradu kemampuan bahasa Inggris dalam English Competition 2026 yang digelar Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).
Kompetisi yang digelar Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS Rappang itu akan berlangsung pada 12-14 Oktober 2026.
Sebelum kompetisi dimulai, panitia menggelar technical meeting di lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang, Rabu (7/10/2026).
Technical meeting tersebut diikuti panitia, guru pendamping, serta peserta dari jenjang SD, SMP/MTs, SMA, dan SMK.
Ketua Umum English Students Association (ESA) UMS Rappang, Afdal Abdillah, mengatakan peserta English Competition 2026 berasal dari sejumlah daerah di kawasan Ajatappareng.
"Pesertanya sekitar 150 orang. Mereka berasal dari Sidrap, Enrekang, Parepare, dan Pinrang. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu," kata Afdal.
Menurutnya, technical meeting digelar untuk memberikan penjelasan mengenai teknis perlombaan. Para guru pendamping juga diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan maupun masukan kepada panitia.
"Technical meeting ini bertujuan menyampaikan informasi terkait lomba. Guru-guru juga bisa bertanya jika ada hal yang ingin ditanyakan maupun memberikan saran," ujarnya.
Tahun ini, panitia menyiapkan sejumlah kategori perlombaan berdasarkan jenjang pendidikan.
Untuk tingkat SD terdapat lomba kuis dan storytelling. Sementara peserta SMP/MTs dapat mengikuti speech dan singing.
Adapun tingkat SMA/SMK akan berkompetisi dalam kategori debat, speech, dan singing.
Afdal berharap kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan juara. Lebih dari itu, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan kepercayaan diri.
"Harapannya setelah lomba ini semua peserta dapat lebih meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya. Mereka juga semakin sadar bahwa bahasa Inggris sangat penting karena merupakan bahasa internasional," tuturnya.
Salah satu peserta English Competition 2026, Nadya Pratiwi dari SMK Negeri 2 Sidrap, bukan kali pertama mengikuti kompetisi tersebut.
Nadya sebelumnya pernah mengikuti English Competition saat masih duduk di bangku SMP pada 2025. Saat itu, dia berhasil meraih juara kedua.
Tahun ini, Nadya kembali mencoba peruntungannya dengan mengikuti kategori singing solo.
"Saya ikut singing solo bahasa Inggris. Untuk babak penyisihan, saya akan membawakan salah satu lagu wajib dan 'Flashlight' dari Jessie J," kata Nadya.
Guru pendamping SMK Negeri 2 Sidrap, Ida Noding, mengatakan sekolahnya mengikutsertakan enam siswa dalam English Competition 2026.
Ia juga mengatakan persiapannya sudah mencapai sekitar 80 persen.
"Persiapannya sekitar 80 persen. Insyaallah, Bismillah," ujarnya.
Keenam siswa tersebut mengikuti beberapa kategori lomba, di antaranya speech, debat, singing, dan poster.
Sementara itu, Kaprodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., mengingatkan peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi.
Menurutnya, menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Hal yang tidak kalah penting adalah keberanian peserta untuk menguji kemampuan mereka di hadapan orang lain.
"Kalah dan menang sudah biasa dalam sebuah pertandingan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menjunjung tinggi sportivitas," kata Dr. Sam.
Dia juga memastikan dewan juri yang dilibatkan dalam kompetisi memiliki kompetensi dan akan melakukan penilaian secara profesional.
Dr. Sam turut mengapresiasi sekolah dan guru pendamping yang telah memberikan dukungan kepada para siswa untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Menurutnya, lomba dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengukur kemampuan sekaligus membangun mental dan kepercayaan diri.
"Sebagus apa pun kemampuan seseorang, kalau belum pernah diuji melalui sebuah lomba, berarti belum terbukti kemampuannya. Saya menilai peserta yang hari ini ikut lomba adalah mereka yang memiliki mental juara dan kepercayaan diri yang baik," pungkasnya.
English Competition 2026 UMS Rappang diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris, memperluas pengalaman, dan membangun keberanian berkompetisi sejak dini.



